Monday, March 20, 2017

STRUKTUR PERULANGAN



  • Pengulangan
  Dalam pembuatan program, terkadang kita harus melakukan pengulangan suatu aksi, misalnya untuk melakukan perhitungan berulang dengan menggunakan formula yang sama. Sebagai contoh, misalnya kita ingin membuat program yang dapat menampilkan teks " Saya sedang  belajar bahasa C" sebanyak 10 kali, maka kita tidak perlu menuliskan 10  buah statemen ke dalam suatu struktur pengulangan. Dengan demikian program kita akan lebih efisien.

A. Pernyataan While

  Perulangan while digunakan untuk mengeksekuisi blok kode selama suatu kondisi bernilai benar. Jika kondisi bernilai salah dari awal, maka blok kode tidak akan pernah dieksekusi.
Berikut contoh lain penggunaan while. Program itu meminta masukan bilangan positif. Jika bilangan positf dimasukan maka program akan terus meminta masukkan nya bilangan negatif.


#include <iostream.h>

void main()

{
int pencacah;
float nilai;
float total;
cout<<"menghitung nilai rata-rata\n"<<endl;
cout<<"akhiri dengan memasukkan bilangan negatif"<<endl;
pencacah=();
total=();
cout<<"masukkan nilai:";
cin>>nilai;
while(nilai>=())
{
pencacah++;
total+=nilai;
cout<<"masukkan nilai:";
cin>>nilai;
}
cout<<"nilai rata-rata adalah:"<<total/pencacah;
return 0:
}


B. Pernyataan DO

   Berbeda dengan struktur while kondisinya terletak di awal blok pengulangan, pada struktur do-while kondisi diletakkan di akhir blok pengulangan. Hal ini menyebab kan bahwa statemen yang terdapat dalam blok pengulangan ini pasti akan dieksekusi minimal satu kali, walaupun kondisi nya bernilai salah sekalipun. Maka dari itu struktur do-while ini banyak digunakan untuk kasus-kasus pengulangan yang tidak mempedulikan benar atau salahnya kondisi saat memulai proses pengulangan.
Contoh sintak penggunaan perintah do while adalah sebagai berikut.

Do statement while (condition);
Berikut ini contoh program penggunaan perintaj do while


#include <iostream>
#include <conio>
Using namespace std ;
Int main (){
Do{
Cout<<”enter number (0 to end): “;
Cin>>n;
Cout<<”you entered:”<<n<<”\n”;
} while (n !=0);
Getch();
Return 0;
}



C. Pernyataan FOR

  Struktur perulangan yang ketiga adalah "for". Perulangan for dapat mengeksekusi sebuah blok kode untuk menjumlah perulangan yang sudah tertentu jumlah pengulangan nya. Sintaks umumnya adalah:

for (initializations;test conditions;actions)
{
    blok of code
}
berikut beberapa contoh penggunaan for:

#include <iostream.h>

void main()
{
    int count = 1;
    
    for (count=1;count<=10count++)
{
         cout << count<<endl;
   }

}






sumber:
Dasar pemrograman C++,Hanif Al Fatta,s.kom.//penerbit  Andi YOGYAKARTA
Pemrograman C dan Implementasinya, I Made Joni,Budi Raharjo//penerbit Informatika BANDUNG

Saturday, March 18, 2017

STRUKTUR PERCABANGAN




  • Pernyataan IF
Pernyataan If digunakan untuk menjalankan blok-blok kode program jika test condition yang digunakan bernilai true. Jika test condition bernilai true, maka blok-blok kode dijalankan. Jika tidak, maka blok-blok kode tersebut dilewati.

#include <iostream.h>

void main()
{
      int number =5;
      int guess;

      cout <<"saya memikirkan sebuah angka antara 1 dan 10:"<<endl;
      cout <<"silahkan masukkan tebakan anda:"<<endl;
      cin >>guess;
      if (guess== number)
}
                 cout <<"anda benar" <<endl;
       }



{


Cobalah untuk menjalankan program diatas. Tanda = = disebut operator relational. Operator relational yang lain, seperti = = . !=, >, >=,<,<= digunakan untuk membandingkan 2 operand. Program di atas bisa di jalankan dengan benar, tetapi memerlukan beberapa perbaikan. Jika user memasukan 5 sebagai pilihan, maka output akan menampilkan pesan yang baik, "anda benar",. Namun, apa yang terjadi jika user memasukkan nilai yang salah (selain5)? Tidak ada. Untungnya, C++ menawarkan sebuah solusi. Pernyataan else menyediakan cara untuk mengeksekusi blok program jika kondisi true, dan mengeksekusi blok program jika kondisi true, dan mengeksekusi yang lain nya jika salah.

#include <iostream.h>
void main()
{
            int number = 5;
           int guess;

           cout <<"saya memikirkan nilai antara 1 sampai 10"<< endl;
           cout <<"masukkan tebakan nomor anda ";
           cin >>guess;
           if(guess == number)
          {
                 cout << "anda benar"<<endl;
           }
        else
          {
                 cout << "maaf anda salah"<<endl;
           }
}


Hal yang sudah kita lakukan perubahan yang besar. Tidak memandang apakah tebakan kita benar atau salah, user akan mendapatkan tanggapan. Namun, marilah sekarang kita membuat program untuk mendekati sebuah game yang sebenar nya.

  • Pernyataan IF ELSE
Apabila hasil pemeriksaan kondisi ternyata tidak terpenuhi maka dapat ditambahkan perintah else untuk menjalankan sejumlah perintah yang ditetukan,seperti contoh berikut ini


If (x==100)
Cout<<”x is 1000”;
Else
Cout<<”ix is not 100”;
Selain contoh di atas, perintah If else juga dapat terdiri dari beberapa kondisi bertingkat, seperti contoh berikut ini
If(x>0)
Cout<<”x is positive”;
Else if (x<0)
Cout<<”x is negative”;
Else
Cout<<”x is 0”;




Perintah diatas akan memeriksa nilai x, apabila nilai x>0 maka akan tercetak bahwa “x is positive”, sedangkan apabila tidak akan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Apabila x<0 maka akan dicetak kalimat :x is negative”. Sedangkan apabila tidak, maka akan tercetak kalimat x is 0”.



  • Pernyataan SWITCH

Switch case digunakan untuk percabangan yang kondisinya banyak. Sedangkan percabangan if  hanya bisa untuk menangani dua kondisi yaitu TRUE atau FALSE. Tapi jika kita ingin melakukan percabangan untuk peringkat nilai, contoh nilai A = sempurna, B = bagus, C = sedang, D = kurang, akan ribet jika kita menggunakan percabangan if untuk menyelesaikan kondisi tersebut. Untuk itu mari kita pelajari percabangan switch case.

Switch Case merupakan salah satu bentuk percabangan, bentuk dari Switch-case merupakan pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian. Pernyataan switch-case ini memiliki kegunaan sama seperti if – else bertingkat. Kontruksi if - else yang bertingkat-tingkat seringkali membingungkan pembacaan alur program.
Pernyataan Switch lebih jarang digunakan dibandingkan dengan pernyataan if pada java. Tetapi lebih sering digunakan ketika kita ingin menuliskan percabangan ataupun pengambilan keputusan dengan sangat banyak pilihan. Jika pada percabangan terdapat pilihan banyak, maka perintah switch-case lebih dianjurkan daripada menggunakan if - else.
Pernyataan Switch lebih jarang digunakan dibandingkan dengan pernyataan if pada java. Tetapi lebih sering digunakan ketika kita ingin menuliskan percabangan ataupun pengambilan keputusan dengan sangat banyak pilihan. Jika pada percabangan terdapat pilihan banyak, maka perintah switch-case lebih dianjurkan daripada menggunakan if - else. Tidak dianjurkan pada pilihan yang melibatkan jangkauan (range) tetapi dianjurkan pada pilihan berupa konstanta dan banyak misalnya untuk memilih menu. Java menyediakan intruksi Switch untuk memudahkan pembacaan alur program bercabang yang sangat banyak.
Jika kamu ingat pernyataan main( ) pada program Java, pernyataan main memiliki parameter String[ ]args , dimana args merupakan argumen yang diberikan pada saat program dijalankan melalui konsol. Biasanya argumen yang diberikan berupa opsi bagaimana program harus dilaksanakan. Di sini pernyataan switch juga berguna untuk memilih bagaimana program akan berjalan. 

B. Fungsi

a) Digunakan ketika kita ingin menuliskan percabangan ataupun pengambilan keputusan dengan sangat banyak pilihan
b) Digunakan ketika kita ingin menuliskan percabangan multi arah
c) Instruksi switch case digunakan sebagai instruksi pemilihan dimana aksi yang akan dilakukan bergantung pada nilai dari satu macam variabel saja.


C. Cara Program

switch(ekspresi){
case konstanta -1:
pernyataan -1;
pernyataan -2;
…..
break;
case konstanta -2:
pernyataan -1;
…..
break;
case konstanta -n:
pernyataan -n;
…..
break
default :
…..
…..
break;
}

Konsep di atas menjelaskan bawah untuk pernyataan adalah nilai yang akan diseleksi dan akan dibuat case pada setiap case untuk setiap nilai dari variable yang sesuai.
Keterangan :
case nilai: (nilai yang sama dengan variabel)
Pernyataan;
break;
Adalah pernyataan yang dikerjakan jika nilai sesuai dengan nilai variabel di dalam sebuah switch (nilai) yang diberikan.
default:
Pernyataan ;
break;
Adalah pernyataan yang dikerjakan jika nilai dari kecocokan variable nilai di switch (nilai) tidak memenuhi disetiap case nilai.
Setiap blok default maupun case harus diakhiri dengan tanda titik dua ( : ) dan break diakhiri dengan tanda semikolon ( ; ).
Pernyataan switch akan menyeleksi atau mencari sebuah kondisi yang diberikan dan kemudian akan membandingan hasilnya dengan konstanta yang berada di dalam case. Pembandingan akan dimulai dari konstanta1 sampai konstanta akhir. Jika hasil yang didapatkan sama dengan konstanta3 maka statemen pada konstanta3 akan diproses. Jika hasil tidak ada yang memenuhi kriteria dari masing-masing konstanta maka statement yang berada pada default akan diproses.
Tipe data dari pernyataan harus karakter atau integer. Default mengekspresikan statement alternatife yaitu jika nilai yang dimasukan tidak sesuai dengan nilai nilai konstan yang telah didefinisikan.
Break berfungsi sebagai statement peloncatan atau untuk mengakhiri statement. Apabila tidak ada break, komputer akan mengeksekusi intruksi yang berada di bawahnya walaupun berada di case yang berbeda. Contohnya, misalnya hasil yang kita dapatkan akan memproses konstanta1, apabila pada case konstanta1 tidak ada break, maka statement2 pada case konstanta2 sampai case konstanta3 akan ikut di proses. Maka dari itu apabila menggunakan Switch Case , jangan lupa untuk menulis break pada akhir statemen.

D. Perbedaan Antara struktur IF dengan Switch

Walaupun memiliki tujuan yang hampir sama, namun struktur if dan switch memiliki perbedaan yang mendasar. Di dalam struktur switch, kondisi logika hanya akan diperiksa satu kali saja, yaitu pada awal perintah switch, dan hasilnya dibandingkan dengan setiap case. Akan tetapi di dalam struktur if, setiap kondisi akan selalu diperiksa. Sehingga jika anda memiliki struktur percabangan yang banyak, struktur switch akan lebih cepat dieksekusi.
Namun disisi lain, switch memiliki keterbatasan dalam jenis operasi perbandingan yang dapat dilakukan. Operasi perbandingan di dalam switch terbatas untuk hal-hal sederhana seperti memeriksa nilai dari sebuah variabel.
Struktur switch tidak bisa digunakan untuk percabangan program dengan operasi yang lebih rumit seperti membandingkan 2 variabel. Kita tidak bisa menggunakan switch untuk membuat kode program menentukan nilai terbesar seperti contoh pada tutorial if sebelum ini. Untuk kebanyakan kasus, kita akan sering menggunakan if dibandingkan switch.


Sumber
Dasar pemrograman c++,Hanil Al Fatta,S.kom./penerbit:Andi Yogyakarta/

http://constantac.blogspot.co.id/2017/03/pengertian-dan-contoh-pecabangan-c.html
http://weweweprodiinformatika.blogspot.co.id/2015/12/switch-case.html

Saturday, March 11, 2017

PENGERTIAN VARIABEL DAN TIPE DATA PADA C++

1. VARIABEL
   
    Variabel adalah sesuatu tempat atau wadah untuk menampung nilai yang nantinya dapat berubah-ubah selama proses eksekusi. Misal begini: y = 2x + 1, x dan y merupakan sebuah variabel, sedangkan 1 merupakan bilangan konstan yang memiliki nilai tetap.
Variable dalam C++ terdiri dari huruf , angka , dan tanda underscore “_”. Penulisan Variable dalam C++ harus memenuhi beberapa kaidah yang telah ditentukan , yakni:

- Variabel harus diawali dengan huruf  (A…Z , a…z) atau karakter garis bawah “_”
- Selanjutnya dapat berupa angka (0…9) , karakter garis bawah dan tanda dolar “$”
- Panjang Variable boleh 32 karakter ( tetapi hanya 32 karakter pertama yang dibaca )
- Tidak ada Spasi
- Case sensitif , huruf besar dan kecil dibedakan
- Variable tidak boleh menggunakan kata kunci yang sudah ada di C++ . Berikut adalah table kata kunci di C++.
Berikut ini hal-hal penting dalam penulisan variabel pada pemprograman C++:
  • Nama variabel bersifat case sensitive. Maksudnya, kesalahan mengetik huruf besar/huruf kecil dalam memanggil variabel akan membuat si variabel ini tidak terpanggil.
  • Pemberian nama variabel harus unik, tidak boleh sama dengan kata kunci bawaan C++ maupun fungsi.
  • Sebuah variabel tidak boleh mengandung spasi.
  • Hanya boleh diawali dengan huruf dan underscore, tidak boleh diawali angka atau karakter/simbol khusus.
  • Jika nama sebuah variabel lebih dari 32 karakter, maka yang akan terbaca komputer hanya 32 karakter pertama saja, selebihnya tidak akan dianggap tetapi masih dapat dieksekusi.
 Perbedaan Variabel Global dan Variabel lokal 

  • Variabel global merupakan variabel yang dapat digunakan atau dipanggil oleh semua fungsi. Variabel global ini juga dapat digunakan jika ada variabel yang digunakan pada beberapa fungsi/prosedur. Hal ini betujuan untuk menghemat penulisan, karena tidak perlu lagi berkali – kali menuliskan variabel yang sama pada beberapa fungsi/prosedur. contoh :
  •  
                
  • Variabel Lokal :

  • Sedangkan variabel lokal adalah variabel yang hanya dapat digunakan atau dipanggil dalam satu prosedur saja. Variabel lokal ini hanya dikenal oleh fungsi tempat variabel tersebut dideklarasikan dan tidak ada inisialisasi secara otomatis (saat variabel dibuat, nilainya tidak menentu). 
      contoh variabel lokal :





2. TIPE DATA
     Tipe Data merupakan bagian yang penting dalam pemrograman karena tipe data akan berpengaruh pada intruksi yang akan dijalankan pada aplikasi yang akan kita buat. Dengan pemilihan tipe data yang tepat akan menjadikan proses operasi data dalam program menjadi lebih efisien dan efektif.
  Tipe Dasar 
Tipe data dalam program C++ menyediakan lima macam tipe data dasar, yaitu tipe data integer (nilai numerik bulat yang dideklarasikan int), floating point (nilai numerik pecahan ketepatan tunggal yang dideklarasikan dengan float), double-precision (nilai numerik pecahan ketepatan ganda yang dideklarasikan dengan double), karakter (dideklarasikan dengan char), dan kosong (dideklarasikan dengan void). Jadi Terdapat 5 tipe data bawaan dari bahasa C++, yaitu: int, float, double, char dan void.
  • char, ukuran 1 byte, range 128 - 127, format %c, untuk tipe karakter/string
  • int, ukuran 2 byte, range 32768 - 32767, format %i, %d, untuk tipe bilangan bulat
  • float, ukuran 4 byte, range 3.4E-38 s/d 3.4E+38, format %f, untuk tipe bilangan pecahan
  • double, ukuran 8 byte, range 1.7E-308 s/d 1.7E+308, format %lf, untuk pecahan presisi ganda
  • long double, ukuran 10 byte, range 3.4E-4932 s/d 1.1E+4932.
  • void, ukuran 0, tidak bertipe. 














sumber : 
https://49012032sehatsempurna.wordpress.com/2012/04/06/perbedaan-antara-variabel-global-dan-variabel-lokal/
https://noorsyifaqalby.wordpress.com/2013/10/31/mengenal-variabel-dan-tipe-dasar-pemograman-c/
http://msyaif.blogspot.co.id/2015/02/tipe-data-dalam-c.html
http://constantac.blogspot.co.id/2017/03/pengertian-variabel-dan-tipe-data-pada-c.html

KONSTANTA DALAM PEMROGRAMAN C++

   PENGERTIAN DARI KONSTANTA

Konstanta adalah jenis identifier yang bersifat konstant atau 

tetap.artinya nilai dari konstanta di dalam program tidak dapat
diubah. Konstanta berguna untuk menentukan nilai yang merupakan
tetapan, misalnya nilai pi ( π), kecepatan cahaya dan lainnya. Ada
dua cara untuk mendeklarasikan konstanta: menggunakan
preprocessor # define. Penggunaan #define tidak diakhiri tanda
titik koma (;). Selain dengan cara # define, di dalam C++ kita dapat
mendefinisikan sebuah konstanta dengan menggunakan kata kunci
Const.

A.KONSTANTA MENGGUNAKAN  #DEFINE

1. contoh untuk membuat konstanta menggunakan DEFINE.




2. Kemudian simpan dengan nama konst..cpp di folder anda masing-masing.


3. Kemudian buka CMD, lakukan compile. dengan perintah berikut ini
    Gunakan g++ -o latihan konst1.cpp, >enter >latih.exe.

4. Berikut hasil dari output program konst1.


Keterangan: dari contoh diatas adalah bilangan 7 adalah suatu konstanta. jika terjadi perubahan kita hanya melakukan perubahan nilai terhadap konstantanya saja.

sumber:
PPT Pemograman Terstruktur,ACIHMAH SIDAURUK,M.KOM






Thursday, March 9, 2017

PEMOGRAMAN TERSTRUKTUR C++

A. ALGORITMA

Pengertian algoritma adalah suatu urutan dari beberapa langkah yang logis guna menyelesaikan masalah. Pada saat kita memiliki masalah, maka kita harus dapat untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan langkah-langkah yang logis. Contoh dari algoritma sederhana dalam kehidupan nyata adalah pada saat memasak air. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk memasak air seperti berikut : siapkan panci, masukkan air secukupnya ke dalam panci, tutup panci tersebut, letakkan panci tersebut di atas kompor, hidupkan kompor dengan api sedang, apabila air sudah mendidih, matikan kompor, setelah itu angkat panci tersebut dari kompor. Langkah-langkah untuk memasak air tersebut merupakan algoritma memasak air. Sehingga memiliki urutan langkah-langkah yang logis. 


Dalam ilmu matematika dan komputer, pengertian algoritma merupakan prosedur dari beberapa langkah demi langkah untuk penghitungan. Algoritma dipakai untuk penghitungan, penalaran otomatis, dan pemrosesan data. Pengertian algoritma ialah suatu metode yang efektif diekspresikan sebagai rangkaian yang terbatas dari beberapa instruksi yang telah dijelaskan dengan baik guna menghitung sebuah fungsi. Susunan algoritma dimulai dari kondisi awal dan input awal, instruksi tersebut mendeskripsikan komputasi yang apabila itu dieksekusi serta diproses dengan melewati urutan-urutan kondisi terbatas yang terdefinisi dengan baik, sehingga dapat menghasilkan output atau keluaran dan berhenti di kondisi akhir yang telah ditentukan.


B. PROGRAM 

Menurut beberapa ahli program adalah : 

SUKRISNO
Program adalah kata, ekspresi, atau pernyataan yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur, yang berupa urutan langkah, untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksesuksi oleh komputer.
SUNARTO, S.KOM
Program adalah sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode skema, ataupun bentuk lain, yang apabila diganbungkan dengan media yang dapat dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi khusus atau untuk mwncPi hasil yang khusus, termasuk persiapan dalam merancang instruksi-instruksi tersebut
SINDHUNATA
Program adalah kelompok pernyataan yang persis dan berurutan yang gunanya adalah utuk memberi tahu komputer bagaimana melaksanakan sesuatu pekerjaan
JANNER SIMARMATA
Program merupakan suatu aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa program tertente dan telah terinstal di dalam komputer


C. LANGKAH-LANGKAH DALAM MEMBUAT PROGRAM


1. Mendefinisikan Masalah
Pada langkah ini masalah akan ditentukan terlebih dahulu,kemudian apa saja yang harus dipecahkan dengan komputer. kemudian ditentukan masukan dan keluarnya.

2. Menentukan Solusi 
Setelah masalah didefinisikan dengan jelas, masukan apa dibeikan sudah jelas,keluaran apa yang diinginkan juga sudah jelas, jalan selanjutnya adalah mencari jalan bagaimana maslah tersebut diselesaikan. Apabila masalahnya terlalu komplek, biasnya harus membaginya kedalam beberberapa modul kecil agar k=lebih mudah diselesaikan.

3. Memilih Algoritma 
Langkah ini merupakan salah satu langkah penting dalam pemograman komputer, karena memilih algoritma yang salah akan menyebabkan program memiliki unuk kerja yang kurang baiik. Algoritma dapat disajikan dalam bentuk kata-kata(english structure-Indonesia), Pesoudocode dan Flowcahrt(bagan)

4. Menulis Program
pada langkah ini, akan dimulai penulisan kode program untuk memecahkan masalah. Agar komputer dapat memahami progra yang disusun dengan suatu bahasa pemograman, maka dibutuhhkan yang penterjemah, yaitu interpreter atau compiler.

5. Menguji Proogram ( Testing dan Debuging)
Testing dan debuging mempunyai tujuan yang sama yaitu menghasilkan program yang benar.
Testing adalah proses mengeksekusi program secara intensif untuk menemukan kesalahan.
Debuging adalah saat menemukan kesalahan sampai kesalahan itu diperbaiki sehingga tidak ada kesalahan sampai kesalahan itu diperbaiki sehingga tidak ad kesalahan lagi 

6. Menulis Dokumentasi 
Contoh dokumentasi sederhana adalah dengan menuliskan setiap baris program atau setiap beberapa baris pemograman, dengan ditambahkan komentar yang menjelaskan dari suatu pernyataan 

7. Merawat Program
Langkah ini dilakukan setelah program selesai dibuat dan sudah digunakan oleh pengguna. Hal yang paling sering terjadi disini adalah munculnya bug yang sebelumnya tidak terdeteksi. atau mungkin pengguna ingin tambah suatu fasilitas baru.
jadi pemeliharaan program berarti melakukan koreksi, adaptasi dan melengkapi fasilitas guna mengantisipasi kebutuhan masa depan.



D. PENULISAN ALGORITMA 

1. Kalimat Deskriptif

deskriptif adalah algoritma yang bentuknya berupa uraian kalimat yang menggambarkan langkah – langkah dalam menyelesaikan suatu masalah.

contoh : 

Luas Persegi Panjang
Program Mencari Luas Persegi Panjang
ALGORITMA:


1. Masukan lebar dan panjang persegi panjang.
2. Lakukan operasi perkalian antara panjang dan lebar persegi panjang.
3. Hasil perkalian merupakan luas dari persegi panjang.
4. Tampilkan luas persegi panjang
2. Flowchart

    Menggunakan simbol-simbol untuk menggambarkan aliran atau  langkah-langkah 
    contoh :

       3. Pseducode 
   
      Menggunakan kode – kode untuk menyatakan langkah – langkah
Mirip bahasa pemrograman
contoh :
DEKLARASI
X : integer
ALGORITMA
read(X)
if X mod 2 = 0 then {apakah X habis dibagi 2}
  write(“Genap”)    {jika ya}
else
  write(“Ganjil)    {jika tidak}





E. PENGENALAN 




Pengenal (identifier) merupakan nama yang biasa digunakan untuk suatu perubah (variabel), 
konstanta, fungsi, atau obyek lain yang didefinisikan oleh pemrogram. Adapun syarat-syarat dalam
identifier adalah :

        1. Tidak boleh di awali dengan angka. Misal : 2nama pengenal yang salah.
        2. Tidak boleh menggunakan keyword (istilah yang digunakan dalam bahasa C)
        3. Panjang karakter maksimal hanya 32 karakter, sisanya akan diabaikan.
        4. Tidak boleh menggunakan spasi.
        5. Pemilihan huruf juga huruf kecil dan besar(kapital) harus di bedakan, sebab nya kalimat Nama dan nama berbeda.














Sumber : http://www.lepank.com/2012/08/pengertian-program-menurut-beberapa-ahli.html

    http://woocara.blogspot.co.id/2016/02/pengertian-algoritma-contoh-algoritma.html

    http://mp-kp.blogspot.co.id/2015/11/algoritma-kalimat-deskriptif.html

    http://www.bloginformatika.com/2010/07/algoritma-dan-flowchart-dasar.html

    Review Algoritma PPT,ACIHMAH SIDAURUK,M.KOM

Popular Posts

Blogger templates